Karena Disersi, Brigadir HS di Polres Balangan Diberhentikan Secara Tidak Hormat

PARINGIN (eMKa) – Seorang personel Polres Balangan, Brigadir HS, terpaksa diberhentikan secara tidak hormat karena disersi atau mangkir dari tugas.

Brigadir HS diberhentikan pada Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) di halaman Mapolres Balangan, Selasa (30/6).

Menurut Kapolres Balangan, AKBP Nur Khamid, pihaknya sama sekali tidak menghendaki adanya upacara PTDH tersebut.

“Sebenarnya hal seperti ini tidak perlu terjadi apabila yang bersangkutan benar-benar menyadari akan status, fungsi dan tanggung jawab sebagai anggota Polri,” ujarnya.

Ia mengatakan, upacara tersebut dilaksanakan dengan berat hati namun demi tegaknya aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku maka harus dilakukan.

“Hal ini merupakan wujud keseriusan Polri dalam menegakkan aturan hukum dan Perundang-Undangan yang berlaku secara tegas dan konsekuen,” katanya.

Upacara diawali dengan pembacaan salinan keputusan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Nomor: Kep/ 135 / VI/ 2020.

Salinan keputusan tertanggal 11 Juni 2020 tersebut berisi tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat dari Dinas Kepolisian Republik Indonesia terhitung mulai 30 Juni 2020.

Yang bersangkutan diketahui melanggar Pasal 14 ayat (1) Huruf a Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Kepolisian Republik Indonesia Junto Pasal 7 Ayat (1) huruf c peraturan kapolri nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi Polri.

Sementara itu, Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan Polres Balangan, Aiptu Bambang Surya ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa yang bersangkutan memang telah melakukan pelanggaran berupa mangkir dari tugas dalam kurun waktu yang cukup lama.

“Dari Seksi Propam sudah berupaya melakukan pembinaan, bahkan sempat melakukan penjemputan kepada Brigadir HS ke rumah orang tuanya di Kabupaten Tanah Laut,” katanya.

Penjemputan tersebut, ujarnya, bertujuan agar Brigadir HS mau berdinas kembali namun yang bersangkutan malah kembali mangkir setelah sempat berdinas kembali beberapa minggu di Polres Balangan.

“Kebijakan itu sudah diajukan melalui proses Sidang Kode Etik dan akhirnya diputuskan pimpinan, untuk diberhentikan tidak dengan hormat,” ujarnya.

Salinan keputusan akan disampaikan langsung kepada pihak keluarga Brigadir HS karena yang bersangkutan tidak menghadiri upacara PTDH tersebut. (dri)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*