MAN 4 Balangan Lakukan Inovasi Penerapan Kurikulum Pendidikan

PARINGIN (eMKa) – Ditengah pandemi Covid 19 sekarang ini, Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) 4 Balangan lakukan inovasi dalam  menerapkan kurikulum pendidikan kepada anak didik.

Menurut Kepala MAN 4 Balangan, Zulfah Maghdalena, berdasarkan hasil rakor Tim Pengembang Madrasah dengan Komite dan orang tua atau wali peserta didik, sistem baru mulai dijalankan pada Senin (27/7).

“Kita telah sepakat dan memutuskan Kurikulum Madrasah yang berlaku di MAN 4 Balangan mengacu pada KMA 183 dan 184 Tahun 2019,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan inovasi dengan menambah muatan lokal khas Madrasah sebanyak dua jam pelajaran.

Ia mengatakan, tujuan pemberian muatan lokal adalah untuk menyiapkan life skill dan keterampilan peserta didik saat memasuki dunia kerja maupun masa depan nantinya.

“Karena adanya pandemi Covid-19, MAN 4 Balangan telah membuat  kurikulum darurat sebagai suplemen kurikulum Madrasah yang telah dibuat sebelumnya,” katanya.

Ia menambahkan, inovasi dalam kurikulum tersebut telah disampaikan pada Rakor Implementasi Kurikulum Terbaru dan Kurikulum Darurat dengan Plt Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor wilayah Kementerian Agama Kalsel melalui video conference.

“Melalui Rakor itu diharapkan peserta memperoleh pemahaman mengenai rasional dan mekanisme Implementasi Kurikulum KMA 183 dan KMA 184  tahun 2019 jenjang MI, MTs dan MA,” tambahnya.

Selain itu, juga untuk memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mematuhi edaran Gubernur dan Kepala Kanwil Kemenag Kalsel.

Dimana telah disebutkan, sejak Juli hingga Desember 2020 mendatang, daerah pada zona hijau, kuning, oranye dan merah tanpa kecuali dilaksanakan pembelajaran secara daring atau luring.

Apabila pada pelaksanaannya ada yang melanggar, akan dikenakan sangsi.

Karena Kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru serta semua warga Madrasah dan masyarakat, dianggap lebih utama. (dri)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*