Dipenghujung Tugas, AKP Kristanto Berhasil Gulung Pelaku Pencurian Lintas Kalimantan

MUARA TEWEH (eMKa) –  Kendati dipenghujung tugas menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Barut,  AKP Kristanto Situmeang berhasil menoreh prestasi. Diantara menangkap tersangka pencurian lintas Kalimantan.

Kasus ini terjadi pada 28 Agustus 2020 terjadi pencurian di Jalan  Sengaji Hilir RT  8 Kelurahan Melayu Kecamatan  Teweh dengan modus kempes ban.

Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang, mengatakan, kronologis kejadian. Sebelumnya, korban mengambil uang sebesar Rp. 90.000.000,- (sembilan juta rupiah) di Bank BRI Cabang Muara Teweh Jalan  T. Suropati.

Setelah dari bank korban berbelanja kebutuhan untuk berjualan. Pada saat belanja di Toko bangunan Acil Bungas Jalan Sengaja Hilir, saat kembali ke mobil melihat ban belakang sebelah kiri bocor.

Kemudian pelapor mengganti ban tersebut, pada saat mengganti ban ada salah satu warga yang menyampaikan atau berteriak bahwa tas yang berada di jok kursi depan diambil oleh terlapor dan langsung melarikan diri sebanyak 2 (dua) orang pelaku menggunakan sepeda motor matic.

Kemudian, lanjut dia, korban mengecek ternyata benar tas warna biru yang berisi uang sebesar Rp. 80.000.000, buku Bank BRI, STNK mobil sudah tidak ada ditempatnya atau hilang.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 80.000.000,, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Barito Utara.

“Kini tiga pelaku telah berhasil ditangkap diantaranta Taufik Rahman,  Kamarullah dan Wais Karni dan dibawa ke Muara Teweh,katanya.

Kronologis Penangkapan Setelah mendapat laporan mengenai telah terjadinya tindak pidana pencurian tersebut diatas, kemudian Unit Buser Sat Reskrim melakukan penyelidikan.

Selanjutnya dilakukan pencarian cctv di sekitar TKP dan dari hasil analisa cctv didapat aktivitas tiga orang yang mengikuti serta mengintai korban dari BRI cabang Muara Teweh, Jl. Durian, Jl. P. Antasari, Jl. Sengaji hingga sampai di TKP.

Kemudian Unit Buser Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi terkait tiga orang yang terekam cctv mengikuti serta mengintai korban dan didapat informasi, dua dari tiga orang tersebut bernama Wais Karni dan Rahman

Pada saat melakukan penyelidikan terhadap  Wais Karni dan Rahman Wternyata yang bersangkutan sudah berangkat menuju Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan satu orang yang belum diketahui identitasnya.

Dari hasil penyelidikan tersebut  Unit Buser Sat Reskrim Polres Barut berkoordinasi dengan Jatanras Polda Kalbar dan jajaran Polres di Polda Kalbar untuk membantu memonitor keberadaan Wais Karni, Rahman dan satu orang yang belum diketahui identitasnya.

Kemudian Unit Buser Polres Sanggau dan anggota Polsek Parindu Polda Kalimantan Barat memberikan informasi bahwa tiga pelaku termonitor berada di wilkum Polsek Parindu, namun pada saat dilakukan penyelidikan lebih lanjut para pelaku sudah berangkat menuju Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat.

Setelah mendapatkan informasi tersebut Kanit Pidum dan Kanit Buser beserta anggota unit Buser Polres Barut berangkat menuju Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat sambil berkoordinasi dengan unit Buser Polres Sintang untuk bisa melakukan penyelidikan terlebih dahulu.

Pada hari Sabtu tanggal 19 September 2020 sekitar pukuk  18.30 Wib di penginapan MD Jalan  WR. Supratman, Kelurahan  Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, ketiga tersangka berhasi ditangkap.

Dari keterangan ketiganya mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian tas yang berisikan uang tunai senilai Rp. 80.000.000,yang berada dalam mobil pick up

Tersangka Rahman merupakan aktor utama dalam peristiwa pencurian tersebut. Tersangka Rahman adalah yang memonitor korban sejak berada di BRI Cab. Muara Teweh dan kemudian mengikuti korban sampai korban lengah, memasang paku di ban belakang sebelah kiri mobil korban Latif  dan kemudian mengambil tas milik korban  yang berisi uang sekitar Rp. 80.000.000,-

Peran tersangka Kamarullah  dan tersangka  Wais Karni  adalah membantu mengawasi dan mengintai korban serta membonceng tersangka Rahman pada saat melarikan diri setelah berhasil mengambil uang milik korban.   “Adapun  Pasal yang disangkakan Pasal 363 Jo 362 KUH Pidana,”katanya.

Sedangkan  barang bukti yang berhasil diamankan satu unit sepeda motor merk Honda Vario warna merah hitam milik pelaku Wais Karni,satu unit sepeda motor merk Honda Vario warna putih milik pelaku Kamarullah,satuunit handphone merk Vivo Y19 milik pelaku Wais Karni dibeli menggunakan uang hasil curian.

Kemudian  lagi satu unit handphone merk Oppo milik pelaku Taufik  Rahman,satu unit handphone merk Samsung GT lipat milik pelaku .duaunit handphone merk Nokia 105 milik dan tiga buah helm milik ketiga pelaku.(ban)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*