2021 Subsidi LPG 3 Kg Akan Naik Menjadi 7,5 Juta Ton

TANJUNG (eMKa) – 2021 mendatang, subsidi LPG 3 Kg akan naik menjadi 7,5 ton dari sebelumnya sebanyak 6,5 juta ton.

Hal tersebut disampaikan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dari Fraksi PPP Syaifullah Tamliha saat dihubungi mediakalimantannews dari Kota Tanjung, Kabupaten Tabalong melalui whatsapp, Sabtu (26/9).

Menurutnya, bersama pihak pemerintah dirinya telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta pada Jumat (25/9) lalu.

“Dalam rapat kerja Banggar DPR RI bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI, Gubernur BI dan pejabat lainnya, ada beberapa hal krusial yang telah diputuskan bersama,” ujarnya.

Ia mengatakan, 2021 mendatang distribusi gas bersubsidi dilakukan dengan sistem terbuka, sehingga tidak ada lagi alasan gas melon tersebut menjadi langka.

“Ini buah dari perjuangan untuk rakyat miskin yang makin susah di masa pandemi Covid-19. Karena itu, mari kita awasi bersama agar tidak ada agen yang menyelewengkan gas LPG 3 kilogram,” katanya.

Ia menambahkan, dalam rapat yang dipimpin Ketua Banggar DPR RI MH Said Abdullah tersebut, seluruh fraksi di DPR RI menyetujui RUU APBN Tahun Anggaran (TA) 2021 dibawa dalam pengambilan keputusan tingkat dua rapat paripurna pada 29 September mendatang.

“Sebelum pengambilan keputusan, para Ketua Panja melaporkan hasil kerja Panja Pembahasan RUU APBN TA 2021,” tambahnya.

Termasuk juga pandangan dan catatan yang telah diberikan dalam membahas produk hukum anggaran tersebut. (yie)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*