Dinas Pertanian Barut Optimalisasi Lahan Pertanian Yang Tak Berfungsi Sejak 1996

MUARA TEWEH (eMKa) – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara mengupayakan optimalisasi lahan pertanian. Kegiatan tersebut tak lain agar meningkatkan hasil pertanian dan swasembada pangan. Anggarannya bersumber dari DAK Kementan RI Tahun 2021.

Kepala Dinas Pertanian Barut, Syahmiludin Surapati, secara langsung meninjau progress pekerjaan optimasi lahan rawa di Trinsing Kiri, Kecamatan Teweh Selatan, Jumat (10/9/2021).

Menurut Syahmiludin Surapati, potensi lahan sawah di lokasi tersebut seluas 600 hektar sejak dibuka pertama kali pada tahun 1996. Hingga saat ini masih belum bisa sepenuhnya dimanfaatkan oleh petani setempat, karena terkendala belum fungsionalnya sistem tata air irigasi yang ada.

Lahan tersebut hampir sepanjang tahun selalu digenangi air yang cukup dalam dan belum bisa untuk ditanami dengan padi maupun tanaman bernilai ekonomis lainnya.

Berkat dukungan dan komunikasi yang baik dari Bupati Barut, H Nadalsyah dengan berbagai pihak yang ada di provinsi maupun pusat membuat dan kembali mendapat bantuan berupa program optimasi lahan rawa.

Menurutnya, dalam pelaksanaan kegiatannya di bawah tanggung jawab dan kendali dari Korem/102 Panju Panjung, dan Kodam Tanjung Pura.

Melalui kegiatan tersebut diyakini akan sangat membantu mewujudkan program ketahanan pangan nasional serta memenuhi harapan masyarakat petani setempat.

“Untuk memiliki lahan pertanian fungsional yang bisa dikelola atau ditanami secara ekonomis,sehingga dapat menjadi sumber penghidupan yang bisa memberikan peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” tandasnya.(ban)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*